Bagaimana Rasanya Bekerja Di Pertambangan.

Rasanya Bekerja di Pertambangan, ini adalah judul yang akan saya tulis setelah cukup lama saya tidak update di blok sederhana saya ini.

Singkat cerita saya sekarang sudah bekerja di Pertambangan Batu Bara di daerah kampung saya dan untuk sementara waktu saya vakum dulu di dunia pertukangan, saya bilang vakum karena memang dunia pertambangan tidak bisa di tebak bisa saja 1 atau 2 bulan ke depan turun mengikuti arus harga batu bara. Jadi jika sewaktu waktu saya di PHK untung - untungan saya punya pengalaman jadi kuli bangunan, hehehe....

Di dunia luar bekerja pada sebuah perusahaan pertambangan di bilang keren, dengan baju yang mengkilap - kilap saat malam, helm yang berwarna warni sesuai dengan jabatannya, dengan sepatu safety nya yang mahal dan juga kaca matanya juga diberikan secara gratis. Awalnya saya pun sangat mengidam - idamkan bekerja di perusahaan tambang batu bara karena memang terlihat keren, iya kalau masalah fashion emang saya akui keren sih dengan paduan celana levis dan baju yang mengkilap - kilap.



Tapi jika kamu sudah menginjakkan kaki mu di tambang dan mulai bekerja di dalam sebuah perusahaan pertambangan, mungkin kamu akan merasakan yang namanya jenuh. Benar jenuh dan benar benar bosan terlebih jika kamu adalah perantau yang jauh dari pulau lain misalkan jawa, sulawesi atau sumatera kamu akan benar benar jenuh. Di pertambangan kamu tidak kenal yang namanya istirahat, kamu akan terus bekerja dan bekerja sampai tiba waktunya kamu cuti atau off, di perusahaan tempat saya bekerja kami akan mendapatkan 2 minggu off bekerja jika kami telah bekerja selama 84 hari. Bayangkan 84 hari di tengah hutan, jarang lihat cewek cantik dan jauh dari sanak keluarga itu sangat sangat membosankan bukan. Bahkan kalau perusahaan kecil di perusahaan nya tidak ada namanya itu sinyal telepon memang benar benar terisolir hidup kamu di dalam hutan.

Bekerja di tambang itu melelahkan, jika kamu operator kamu harus siap bekerja shift malam jika kamu tidak siap atau tidak biasa bekerja malam maka tamat lah kamu. Bekerja di tambang itu membosankan karena rutinitas kami adalah: Bangun pagi, mandi, makan, bekerja, mandi, tidur. Dan hal itu di ulang ulang terus - terusan sampai kamu cuti. Ya itu adalah derita sebagai pekerja tambang, kamu akan kehilangan banyak waktu berkumpul dengan keluarga hanya untuk menggali mutiara hitam di dalam tanah.

Tapi berbicara soal gaji memang di akui lumayan lah, apa lagi jika kamu punya keluarga yang hidup di daerah yang biaya hidupnya rendah maka uang kiriman mu untuk keluarga akan sangat sangat mencukupi. Gajih terendah adalah 4 juta itu untuk jam kerja 7 jam/hari maka kamu akan mendapatkan 4 juta lebih sebulan sesuai dengan ada nya tanggal merah kalender. Tapi iya itu Tuhan itu maha adil, bersyukur lah kamu yang bisa bersama dengan keluarga mu setiap hari dan bisa melakukan banyak hal bersama mereka. Karena bagi para pekerja tambang berkumpul bersama keluarga lebih sulit dari pada mencari batu bara di dalam tanah.
Kedy Semua ide itu harus dikeluarkan dari kepala.