Panduan Cara Sambung Pucuk Tanaman Kakao

Melanjutkan postingan saya sebelumnya cara budidaya tanaman kakao, maka kali ini saya akan membahas mengenai pembibitan kakao dengan sambung pucuk yang mana dengan sambung pucuk kita bisa mendapatkan keuntungan lebih dari pada menanam kakao yang langsung dari biji nya.

Beberapa keuntungan yang harus kamu tahu adalah kakao sambung pucuk biasanya akan lebih cepat berbuah paling lama 1 tahun setelah penanaman maka kakao sambung pucuk sudah bisa di pastikan berbuah asalkan pupuk dan lahan bersih dari gulma perebut makanan kakao. Selain kakao yang cepat berbuah, dengan sambung pucuk cabang pohon lebih dekat dengan tanah/rendah jadi kita bisa dengan leluasa memangkas dan memanen buah kakao nantinya. Jika menggunakan pembibitan kakao dengan biji biasanya sifat dari induk tidak akan turun langsung ke bibitnya, kalau menggunakan sambung pucuk otomatis 100% sifat tanaman yang di tanam mengikuti induknya.

Karena kita sudah memahami keuntungan bibit kakao sambung pucuk di bandingkan dengan kakao yang di tanam langsung dari bijinya, maka kita akan belajar mengenai bagaimana cara melakukan sambung pucuk yang baik dan benar untuk tanaman kakao.

Cara Sambung Pucuk Tanaman Kakao Dengan Benar

Sebelum memulai pekerjaan menyambung pucuk tanaman kakao, maka kita harus memastikan terlebih dahulu lokasi penempatan bibit yang paling bagus seperti yang saya utarakan di postingan sebelumnya lokasi pembibitan kakao jangan sampai terkena sinar matahari langsung dan pastikan bibit kakao yang ingin di sambung pucuk sudah berumur 3 sampai dengan 4 bulan dengan besar batang bibit tanaman kakao tersebut sebesar pensil 2B.

Jika syarat di atas sudah terpenuhi maka selanjutnya mari kita siapkan alat dan bahan yang di perlukan untuk sambung pucuk bibit kakao.

Alat untuk sambung pucuk tanaman Kakao

  1. Pisau yang tajam untuk memotong, kalau bisa gunakan cutter yang masih baru isinya.
  2. Plastik ES yang biasa di gunakan membuat es batu.
  3. Tali rafia atau karet dari usus ban yang di potong kecil.

Bahan untuk sambung pucuk tanaman Kakao

  • Bibit kakao yang akan di sambung pucuk dengan usia sudah 3 sampai 4 bulan, dengan besar batang pohon bibit kakao sudah sebesar pensil 2B atau seperti batang rokok Gudang Garam.
  • Entress atau batang yang berada di atas di dekat dengan pucuk, syarat entress yang baik adalah entress yang di ambil dari kakao yang sudah berbuah dan sudah di buktikan keunggulan nya.
cara pembibitan kakao dengan sambung pucuk

Cara penyambungan bibit tanaman kakao

  • Pertama potong bagian batang bawah atau batang bibit yang akan di sambung pucuk, setelah di potong lalu belah bagian tengah hingga menjadi terbagi dua, tujuannya agar muda ketika entress atau batang atas nanti di sambungkan dengan batang bawah.
  • Potong daun yang masih melekat pada batang atas dan runcingkan bagian bawah dari entress kakao tadi untuk memudahkan masuknya ke bagian batang bawah.
  • Keduanya sudah di potong maka selanjutnya satukan batang atas dan juga batang bawah pohon kakao tersebut, lalu lilit dan ikatlah sambungan batang bawah dan batang atas tadi agar tidak menguap supaya kelembapan di sambungan nya.
  • Ketika sambungan batang bawah dan batang atas kakao tadi sudah di lilit dan di ikat maka selanjutnya, sambungan tadi menggunakan plastik es lalu ikat yang erat agar tidak terjadi penguapan dari batang atas. Lebih jelas perhatikan gambar di bawah ini !
panduan lengkap sambung pucuk tanaman kakao
sumber: pertanian.go.id
Tutup dari tanaman sambung pucuk bisa di buka jika mata tunas sudah muncul dan sudah mulai ada daunnya, umumnya selama dua minggu baru bisa di buka.

Kurang lebih begitulah caranya sambung pucuk pada tanaman kakao semoga bisa membantu dan mencerahkan untuk kamu yang ingin belajar menciptakan bibit kakao berkualitas.
Kedy Reading makes you know, acting makes you do.