Cara Menanam Terong Ungu di Dalam Polybag atau Pot

Menanam terong ungu didalam polybag atau pot bunga sangatlah menyenangkan. Karena bisa menyalurkan hobi atau untuk menghemat pengeluaran bulanan untuk membeli sayur.
menanam terong ungu di polybag

Terong adalah sayuran yang sangat enak, selain itu memasak terong tidak lah sulit. Oleh sebab itu Terong menjadi sayuran favorit untuk anak kos. Beruntung nya lagi menanam terong ungu didalam polybag ternyata hasilnya tidak kalah dengan yang ditanam pada kebun. Lagi pula dengan menanam didekat rumah, kita jadi lebih mudah dalam mengontrol tanaman tersebut.

Langkah Menanam Terong Ungu di Dalam Polybag


Persiapan Benih

Benih terong ungu unggul sangat direkomendasikan untuk di tanam. Karena hasil dari panen nantinya lebih banyak, dan biasanya ada bibit unggul telah tahan terhadap beberapa penyakit. Untuk mendapatkan bibit yang unggul bisa dengan membeli ke Toko Pertanian terdekat di kota masing - masing.

Contoh seperti merk bibit terong dari produsen panah merah bervariasi ada yang 15 ribu, itu pun sudah bersertifikat tahan terhadap beberapa penyakit yang sering menyerang tanaman ini.

Penyemaian Benih

Menyemai benih terong ungu bisa di tray semai, polybag ukuran paling kecil atau didalam kotak kayu buatan sendiri. Media untuk menyemai sebaiknya adalah tanah gembur dengan ditambahkan pupuk kandang. Perbandingan 1:1 antara tanah dan pupuk kandang nya, lalu masukan ke tempat penyemaian.

Perlakuan benih terong sebelum di tebar, sebaiknya lakukan perendaman didalam air hangat kuku selama kurang lebih 30 menit. Agar tanaman lebih cepat tumbuh nantinya.

Persiapan Media Tanam

Polybag yang digunakan untuk media tanam adalah yang ukuran paling besar. Agar nanti akar tanaman dapat dengan leluasa bercabang didalam polybag. Media tanam yang akan digunakan sebagai tempat tumbuhnya tanaman adalah tanah gembur, sekam padi, dan pupuk kandang.

Perbandingan nya adalah 2:1:1. Misalkan 2 karung tanah gembur maka pupuk kandang, dan sekam adalah 1 karung masing - masing. Media tanam yang telah tercampur siap dimasukan kedalam polybag.

Penanaman Bibit Terong

Bibit yang disemai dan telah berumur 20 hari, siap untuk di pindahkan ke polybag untuk pembesarannya. Pemindahan bibit dari persemaian hendaknya dilakukan pada sore hari, saat cuaca tidak panas. Usahakan semua akar tanaman dan tanah pada bibit jangan sampai terlepas, agar tanaman tidak layu saat dilakukan pemindahan ke polybag pembesaran. Siram tanaman setelah di pindahkan ke media pembesaran.

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan setelah menanam terong ungu adalah pemupukan susulan, perempelan cabang, dan pemasangan ajir tanaman.

1. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan sebagai upaya menambah kandungan unsur hara yang tersedia didalam polybag pembesaran, walau sebenarnya sudah diberikan pupuk kandang.

Pupuk yang bisa diaplikasikan untuk tanaman terong dalam pembesaran adalah NPK 16-16-16, bisa di aplikasikan dengan sistem tabur atau kocor/siram ke tanaman langsung. Dosis NPK adalah 205 gram untuk satu pohon pada umur tanaman 14 hari setelah penanaman ke dalam polybag.

2. Perempelan Cabang

Agar nutrisi dari tanaman tidak terbuang percuma, karena cabang dan daun tanaman yang terlalu banyak. Melakukan perempelan atau pemotongan cabang tanaman adalah solusinya, nanti tanaman yang telah dilakukan perempelan akan lebih cepat besar dan mempunyai percabangan yang kuat.

Potong semua tunas percabangan yang dirasa tidak sehat atau yang berada di paling bawah. Sisakan hanya 2 sampai 3 cabang saja pada tanaman terong ungu nya. Perempelan bisa dilakukan pada pagi hari, karena disaat itu tanaman lebih mudah untuk di potong menggunakan tangan.

3. Pemasangan Ajir

Ajir terong ungu berguna sebagai bantuan untuk pohon tanaman menopang buah. Jika tidak diberikan ajir maka tanaman akan rawan roboh dari dalam polybag. Ajir tanaman bisa menggunakan bambu atau kayu bulat, yang ditusukkan ke tanah diluar polybag. Jangan memasang ajir tanaman kedalam polybag, karena waspada mengenai akar tanaman.

Pengendalian Hama Tanaman

Biasanya jika tanaman di tanam pada polybag memiliki lebih sedikit hama yang menyerang. Kalau ada menurut pengalaman biasanya yang menyerang adalah jangkrik atau pun kumbang merah yang suka memakan daun.

Jangkrik lebih sering menyerang disaat tanaman masih muda. Pengendalian bisa dilakukan penyemprotan insektisida seadanya pada tanaman yang masih kecil. Kumbang merah yang mirip seperti kura - kura sebaiknya dilakukan penyemprotan hanya jika serangan terlihat lebih banyak. Gunakan insektisida murah yang mengandung metomil saja, cukup ampuh mengusirnya.

Panen Terong Ungu

Terong ungu yang telah siap panen dapat dilihat dari warna buahnya yang mengkilap. Umur panen biasanya dilakukan pada 50 sampai 55 hari setelah tanam. Buah yang nikmat untuk dipanen adalah ketika daging terong masih empuk dan belum keras.

Tertarik untuk mencoba menanam terong ungu ini dirumah ?
Seharusnya iya, karena menanam nya sangatlah mudah dan dapat mengurangi pengeluaran bulanan untuk membeli sayuran jenis ini. Terlebih di musim pandemi ini, mengisi waktu kekosongan ketika bosan berada di rumah.

Kedy Pribadi yang sederhana. Bekerja apa saja yang penting itu diberkati Tuhan. Aktif menulis di situs Agribisnis dan Kerohanian. Menulis tidak membuat saya kaya, namun membantu orang lain lewat tulisan adalah sebuah keistimewaan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel