Hama Ulat Grayak Pada Tanaman Cabe

Ulat grayak bersifat kosmopolitan, wilayah penyebarannya tersebar luas di Asia, Pasifik dan Australia.

Di Indonesia ulat ini di kenal juga dengan hama tembakau, lama hidup dari hama ini antara 22 – 23 hari. Umurnya menjadi ngengat terbilang sangat singkat.

Serangga dewasa akan meletakkan telur secara berkelompok, di tutupi oleh rambut – rambut sutera berwarna putih kecokletan. Rata – rata kelompok telur tersebut kurang lebih ada 350 butir. Dalam waktu 2 – 6 hari ngengat betina bertelur sebanyak 2000 – 3000 butir telur.

Stadium dari telur berlangsung selama 3 – 5 hari, kemudian menjadi ulat instar 1 berkepala hitam. Ulat instar 1, 2 dan 3 panjang 2 – 15 mm mempunyai ciri kalung berwarna hitam pada ruas abdomen ketiga. Kalung tersebut akan berubah menjadi bercak hitam pada ulat instar 4, 5 dan 6. Warna ulat bervariasi, antara lain hijau kehitaman, coklat kehitaman atau putih kehitaman.

ulat grayak saat menyerang tanaman


Ulat instar pertama berkelompok, ulat instar yang terakhir sangat lah rakus, di samping menyerang daun dapat pula sampai menyerang buah cabe. Apa bila persediaan makanan terbatas atau berkurang, ulat ini akan menjadi kanibal.

Ketika ulat berubah menjadi pupa, dia bersembunyi di dalam tanah dan berubah menjadi ngengat kembali nantinya.

Ulat grayak adalah hama yang polifag, karena selain menyerang tanaman cabe, dia sangat aktif juga menyerang daun tembakau, padi, kacang panjang, kacang tanah dan tanaman lainnya.

Gejala Serangan Hama

Gejala serangan ulat ini khususnya oleh Ulat instar 1 dan 2, berupa bercak – bercak putih yang menerawang, karena epidermis daun bagian atas ditinggalkan. Serangan dari ulat ini ditandai dengan gundulnya daun, dan yang di tinggalkan hanya tulang dari daun atau kadang terlihat daun berlubang.

Serangan ulat ini pada buah cabe di tandai dengan timbulnya lubang yang tidak beraturan pada permukaan buah cabe.

Hama dan Penyakit pada tanaman cabe lainnya:

Pengendalian Serangan Ulat Grayak

Pengendalian yang dapat di lakukan ketika ada serangan dari hama ulat grayak diantaranya adalah.

  • Secara mekanis dengan mengumpulkan ulat dan membunuh ulat di luar kebun.
  • Secara teknis dengan melakukan pembersihan kebun dari sisa tanaman atau pun gulma di sekitar tanaman. Serta melakukan rotasi tanaman lain yang tidak satu family dengan tanaman kesukaan hama ini.
  • Secara kimia dengan melakukan penyemprotan insektisida secara selektif, seperti insektisida merk Decis 2.5 EC, Matador 25 EC atau Sumicidin 5 EC.

Demikian lah cara mengendalikan hama ulat grayak ini, semoga dapat membantu kamu dalam budidaya cabe.
Kedy Reading makes you know, acting makes you do.